Aplikasi Hello World ! Codeigneter

shares |

   Aplikasi Helloword dengan Codeigneter


Make a Hello World With Codeigneter

Setalah mengenal konsep dasar dari pola desain MVC, struktur di dalam framework CodeIgneter , dan cara kerja dari aplikasi CodeIgneter, pada bagian ini kita akan membahas tentang cara pembuatan aplikasi paling sederhana yaitu yang hanya akan menampilkan teks "Hello World" ke layar web browser. Untuk memahami peran dari setiap bagian di dalam pola desain MVC, aplikasi akan di buat dalam 4 (empat) versi, yaitu :

  1.  Aplikasi yang hanya menggunakan Controller
  2. Aplikasi yang menggunakan Controller dan Model
  3. Aplikasi yang menggunakan Controller dan View
  4. Aplikasi yang menggunakan Cotroller, Model  dan View

Versi 1 : Menggunakan Controller

Dalam aplikasi yang menggunakan pola desain MVC, Controller merupakan komponen utama yang berperan sebagai pemroses permintaan dari user. Secara ekstrim, sesuatu aplikasi berbasis MVC bisa saja dibuat tanpa menggunakan komponen model dan view, tapi tidak mungkin tanpa menggunakan controller. Oleh karna itu kita akan melakukan pembuatan, Contoh Aplikasi mulai dari komponen controller.

Tahap ke 1 (Satu) :

Untuk memulainya, anda harus sudah Instal Framework Codeigneter di xampp cara instal Codeigneter. kemudian jalankan aplikasi text editor(Notepad, Notepad++, Sublime Text, Dreamweaver, dan atau sofware lainnya), lalu tuliskan kode berikut : 

pada contoh diatas kita mendefinisikan kelas Controller dengan nama Hello_World dengan nama (huruf 'h' dan 'w' besar). Controller ini nantinya akan didefinisikan dengan nama Hello_World (huruf 'h' dan 'w' kecil). Simpan file tersebut dengan nama Hello_Wolrd.php (nama file harus sama dengan nama class) dan tempat dalam direktori berikut :

Catatan :

File Controller yang Anda buat harus disimpan didalam direktori diatas
Perbedaan Petik 1 (satu) dengan Petik 2 (dua).
  1. Petik 1 (satu) yaitu digunakan untuk mendeklarasi string biasa, petik satu tidak dapat menampilkan variabel melainkan menampilkan nama variabel itu sendiri.
  2. Petik 2 (dua) yaitu digunakan untuk deklarasi string, dan juga dapat langsung otomatis menampilkan isi variabel tersebut.


Tahap ke 2 (Dua) :

kemudian buka file routes yang terletak pada url berikut :


Lalu kemudian pada bagian $route['default_controller'] = 'welcome'; Rubah menjadi $route['default_controller'] = 'Hello_World'; seperti gambar dibawah ini, kemudian save file tersebut.




Routes (URL routing) merupakan Controller yang pertama kali dibaca oleh Codeigneter atau dapat digunakan untuk memetakan URL ke dalam sumber daya tertentu dengan memberi nama lain dari alamat sumber daya yang dimaksud.

Catatan :

  1. $route['default_controller'] = 'Hello_World'; yaitu menunjukan tentang default Controller atau Controller yang pertama kali dibaca oleh CI defaultnya adalah  pada Controller "Hello_World".
  2. $route['404_override'] = ' '; yaitu digunakan untuk anda yang ingin mengatur tampilan jika halaman tidak ditemukan(Not Found atau error 404) dan secara standar bagian ini akan otomatis dikosongkan. Jika bagian ini kosong maka setiap halaman yang tidak ditemukan akan dibawa ke halaman standar 404 yang dimiliki CI(CodeIgneter). Untuk mengatur agar bisa memakai halaman yang telah anda siapkan untuk menghandel error 404 maka Anda dapat menambahkan nama controller dan diikuti Function yang dirucuk pada Controller.
  3. $route['translate_uri_dashes'] = FALSE; yaitu digunakan untul melakukan otomatis  replace dashes ( - ) dengan under_scores ( _ ) pada Controller dan URI segment. Anda dapat mengaktifkan fungsi ini dengan mengganti FALSE menjadi TRUE jika Anda memerlukan.

Tahap ke 3 (Tiga) :

Kemudian buka browser Anda bisa menggunakan Chrome, Mozilla Firefox, Internet Explorer dan lain sebagainya, lalu ketikan url localhost/nama_folder Anda seperti dibawah ini, kemudian Tarammm kita berhasil membuatnya.












Catatan :

  • Dalam praktik-nya, Controller seharusnya tidak berisi kode-kode yang berkaitan dengan tampilan karna seharunya kode-kode tersebut di dalam view. 
  • Pada contoh diatas, kita menulis kode-kode untuk tampilan web.

Versi 2 : Menggunakan Controller dan Model

Tahap ke 1 (Satu) :

Aplikasi juga dapat dibuat hanya dengan menggunakan komponen Controller dan Model, tanpa view meskipun pada prakti-nya hal ini seharusnya tidak dilakukan. Oke langsung saja kita buktikan, silakan Anda buat model (misalnya dengan nama Hello_model) menggunakan kode berikut :

Simpan kode di atas di dalam file dengan nama Hello_model.php dan kemudian tempatkan pada direktori berikut :

Catatan :
  • Semua file model yang Anda buat, harus disimpan didalam direktori diatas.

Tahap ke 2 (Dua) :

Selanjutnya ubah kode di dalam file Controller (application\controllers\Hello_World.php) menjadi seperti berikut :


kali ini, teks "Hello World !" yang akan ditampilkan ke layar web browser disimpan di dalam model. Agar controller dapat mengenal model tersebut, model harus dimuat terlebih dahulu menggunakan baris kode berikut :


Proses pemuatan diatas sekaligus akan disertai dengan proses pembuatan objek dari kelas Hello_model, yang dilakukan secara implisit oleh Codeigneter. Untuk mengambil data dari properti $str dan $Hello yang di definisikan di dalam kelas  Hello_model, kita perlu mengakses objek dari kelas bersangkutan, dengan cara berikut :


Selanjutnya, data dapat diambil melalui objeknya seperti berikut :


Jalankan aplikasi ini dengan menggunakan URI yang sama seperti sebelumnya. Hasil yang akan diproleh adalah sebagai berikut :

Versi 3 : Menggunakan Controller dan View


Untuk mendemonstrasikan yang hanya terdiri atas komponen controller dan view, buat terlebih dahulu file view menggunakan kode berikut :


Simpan file diatas dengan nama bebas (Misalnya: Hello_view.php) dan tempatkan di dalam direktori berikut ini :


Catatan :
Semua file diatas yang Anda buat, harus disimpan di dalam direktori diatas.

Selanjutnya ubah file Controller 
(application\controllers\Hello_World.php) menjadi seperti dibawah ini.


Hasil yang  akan di proleh adalah sebagai berikut :











Pada contoh ini, Controller hanya memanggil atau memuat file view. Semua kode yang berkaitan dengan tampilan ditangani sepenuhnya oleh view. Proses pemuatan view dari controller dilakukan menggunakan baris kode berikut : 


dalam kasus ini, kita memuat view dengan nama Hello_view.

Versi 4 : Menggunakan Controller, Model dan View

Aplikasi dengan komponen controller, model dan view merupakan aplikasi yang lengkap. Pada praktiknya, teknik inilah yang seharusnya digunakan oleh setiap  aplikasi yang dikembangkan menggunakan Codeigneter. Urutan proses aplikasi yang akan kita buat sebagai berikut :
  1. Controller akan mengambil data dari model.
  2. Controller akan membuat view dengan mengirimkan data yang diambil dari model ke view bersangkutan.
  3. View akan memproses data yang dikirimkan oleh Controller menjadi suatu tampilan.
  4. Controller akan  menyajikan tampilan yang dihasilkan oleh view ke layar browser.
Untuk mendomenstrasikan pembuatan aplikasi yang melibatkan komponen controller, model and view, kita akan kita akan kembali menggunkan file Hello_word.php(Controller), Hello_model(Model), Hello_View(View). Berikut kode dari masing-masing File tersebut.

File application\controllers\Hello_World.php :



File application\controllers\Hello_model.php :



File application\controllers\Hello_View.php :


Jalankan aplikasi di atas menggunakanURI sebelumnya. Hasil yang akan diproleh adalah sebagai berikut :



Note Again :

  1. Never Stop Learning, terus kembangkan kemampuan kalian jangan pernah merasa puas pengetahuan yang Anda miliki karna Tekhnology terus berkembang pesat seiring berjalan-nya waktu teus semangat.
  2. Don't Feel You True, itu akan membuat hati dan pikiran Anda tertutup sehingga Anda tidak dapat mengetahui pengetahuan luas di luar sana yang belum Anda ketahui.


Related Posts

0 comments:

Post a Comment